Kamis, 02 April 2015

Akhirnya Tewas di Tangan ‘Gendakan’ dan Suaminya

RIRIN 40, dalam pilihan sulit. Puguh, 45, itu PIL-nya selama ini. Tapi untuk membuktikan bahwa dia selingkuh karena dipaksa, mau saja bantu suami bunuh Puguh. Akhirnya suami istri itu yang menerima resikonya. Keduanya harus masuk penjara; Jamus, 55, kena 18 tahun dan Rini kebagian 16 tahun. Lumayan ketimbang seumur hidup. Makanya, bila cari pasangan hidup usianya jangan terlalu njomplang. Istri umur 30, suami kok 45 tahun, itu sangat tidak seimbang. Awal-awal perkawinan sih tidak masalah. Tapi begitu suami mulai loyo, istri yang masih sangat enerjik akan mencari solusi ke tempat lain. Sepuluh tahun lalu Jamus dan Ririn menikah, sebagai pasangan kadaluwarsa. Dua-duanya merupakan stok lama yang tak laku di pasaran. Ketimbang nantinya masuk gudang dan kemudian dimusnahkan, keduanya sepakat menjadi suami istri. Kala itu Ririn sudah usia 30 tahun dan Jamus 45 tahun. “Biar tua, yang penting rosa-rosa seperti Mbah Marijan,” kata pihak keluarga memberi semangat. Awalnya Jamus memang rosa-rosa sungguhan. Tapi selang beberapa lama kemudian warga Pakistaji, Wonoasih, Kota Probolinggo, itu mulai “tidak lagi menggembirakan”. Prestasinya di ranjang semakin memburuk. Jika diberi nilai, paling-paling dapat lima. Bisa diperjuangkan jadi 6, tapi walikelas harus rapat dulu. Punya suami dengan nilai katrolan, tentu saja Ririn yang masih enerjik tidak puas. Diam-diam mencari solusi, mencari PIL baru dan ketemulah Puguh. Usianyamemang jauh lebih muda dari suaminya, sehingga dia memang tampak gagah sentausa. Dalam urusan ranjang boleh diadu. Jadilah Puguh-Ririn main cinta di bawah tanah. Tapi sekian lama kemudian, skandal itu ketahuan. Takut dibunuh suami, Ririn mengaku saja bahwa mesum dengan Puguh karena dipaksa, bukan atas kemauannya. “Kalau begitu kamu siap bantu saya bunuh dia dong!” pancing Jamus. Ketimbang ketahuan aslinya, Ririn mengiyakan saja. Jadilah hari eksekusi itu. Puguh yang tak sadar masuk jebakan, tetap mesum seperti biasanya. Tapi ternyata belum juga selesai menggeber nefsu, Jamus menariknya keluar. Kemudian suami istri itu menjeratnya dengan kain selendang, ditambah tusukan maut tepat di ulu hati. Tanpa menunggu lama, skandal itu terbongkar. Dalam sidang di PN Probolinggo jaksa menutut hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup, sebab ini kasus pembunuhn berencana. Vonisnya kemudian menjadi 18 dan 16. Karena ternyata vonisnya masih lumayan berat, Ririn pun sempat pingsan seusai pembcaan vonis. Banding saja, tapi nanti kasasinya di MA jangan ketemu hakim agung Artidjo. (SUMB; POS KOTA)

Rabu, 01 April 2015

Digrebek Bercocok Tanam di Rumah Janda PNS Pertanian

MAU jadi praktisi selingkuh, Sudiman, 50, malah kena batunya. Coba ngaku bahwa WIL-nya yang PNS pertanian itu familinya, eh…oleh warga dicek pada istri Sudiman di Jakarta. Tentu saja istrinya membantah, dan digerebeklah lelaki ini saat sedang “bercocok tanam” di sawah tak seberapa luas. Agaknya jadi praktisi selingkuh itu harus banyak akal dan pintar berbohong. Untuk mengesankan bahwa sang WIL tak lebih keluarga sendiri, justru sering datang dan menginap. Tapi mana bisa warga dibohongi seperti anak kecil, sehingga borok-borok lelaki praktisi selingkuh itu terbongkar, sebagaimana nasib Sudiman, warga Jakarta yang suka ke Sukoharjo Solo untuk berburu selangkangan! Sudiman memang warga Jakarta yang belakangan rajin ke Sukoharjo, tepatnya di kampung Gadingan, Jombor, Kecamatan Bendosari. Ke kampung itu yang dituju rumah janda Suranti, pegawai Dinas Pertanian di Kabupaten Sukaharjo. Asal datang ke situ, pasti menginap. Diduga keras, karena Ny. Suranti seorang janda, di kamar mereka sering melakukan “bercocok tanam” pada lahan sawah yang tak seberapa luas. Janda Suranti memang lumayan cantik, sehingga lelaki normal cap apapun pasti mudah tertarik padanya. Apa lagi untuk menjadi kekasihnya tak perlu harus memenuhi syarat membeli rumah si wanita sekalian, sebagaimana janda Winalia dari Kalasan, Yogyakarta. Asal cocok, hanya bawa KTP tanpa KK pun boleh berkencan ria memuaskan dahaga asmara. Karena seringnya Sudiman datang dan menginap di rumah Suranti, lama-lama warga menaruh syak wasangka. Mereka memastikan, mereka pasti bukan sekedar tamu biasa, pasti ada apa-apanya. Ada dugaaan jaringan ISIS? Tak sampai ke sana memang, tapi yang pasti tubuh keduanya pasti isis (kena angin), ketika sedang berbugil ria menuntaskan gairahnya. Beberapa minggu lalu Sudiman sudah pernah mau digerebek, tapi berhasil lolos, karena dia pulang lebih cepat. Untuk tidak kecolongan lagi, beberapa malam lalu penjagaan diperketat demi ada info Sudiman datang lagi. Dan benar saja, ketika sampai pukul 24.00 dia tak juga beranjak dari rumah Suranti, sejumlah warga pun menggedor-gedor rumah tersebut. Setengah jam kemudian baru Sudiman membuka pintu. Dia pun beralasan bahwa Suranti adalah famili dekatnya, sehingga dia tak sungkan sering datang dan bermalam. Sungguh di luar dugaannya, tiba-tiba Pak RT minta nomer HP istri Sudiman di Jakarta. Ketika dicek lewat telepon, jawabannya mengejutkan. “Bohong, saya tak punya famili di Sukoharjo, dia itu gendakannya memang.” Jawaban yang diseberang ketus. Tentu saja Sudiman tak berkutik, dan kasus ini diteruskan ke Polsek Bendosari. Tapi kemudian tak diteruskan ke ranah hukum, karena sudah ada perdamaian dengan Pak RT. Cuma untuk Suranti, tetap ada sanksi administrasi sebagai PNS yang harus dijalani. Bisa diturunkan pangkatnya, bisa pula malah dicopot posisinya sebagai PNS.sumb; pos kota

Selasa, 31 Maret 2015

Enam Cara Memulai Bisnis dari Bawah

Bukan keajaiban dari langit yang akan menjamin Anda bisa membangun bisnis hebat, melainkan keberanian, fokus dan passion. Richard Branson memulai karir dengan membuka toko kaset kecil, pekerjaan pertama Oprah Winfrey di SMA adalah penyiar radio paruh-waktu. Dengan menggabungkan passion, kekuatan Anda dan visi, Anda pun juga bisa membuat nama Anda terdengar. Para entrepreneur ternama mengejar mimpi mereka bukan semata karena uang, namun untuk membuat hidup mereka terpenuhi. Jika Anda belum menemukan apa passion Anda, teruslah mencari. Akan susah jika Anda tidak mencintai apa yang Anda kerjakan, karena itu akan menjadi bagian besar dari hidup Anda. Berikut adalah tips-tips untuk memulai bisnis Anda dari bawah. 1. Lakukan riset pasar Cari tahu kelemahan pesaing Anda, lakukan pencarian mendalam. Jangan kecil hati jika sudah banyak yang terjun di pasaran. Ini berarti, apa yang ingin Anda tawarkan sudah dicari banyak orang. 2. Buat target finansial yang bisa dicapai Penting untuk menetapkan target jangka panjang, dan setiap harinya, pikirkan apa yang bisa Anda lakukan untuk lebih dekat ke target tersebut. 3. Dalam membuat website, buat konten yang bisa di-share Buat situs di mana pembaca bisa merujuk kepada Anda. 4. Buat daftar Dalam mengembangkan situs Anda, kumpulkan daftar email orang-orang yang mengunjungi situs Anda dan tawarkan apa yang mereka butuhkan. Ini akan menjadikan mereka pelanggan untuk produk Anda. 5. Jual barang atau jasa yang bisa Anda jual Kalau Anda punya target finansial, Anda harus menjual sesuatu. Pikirkan tantangan yang dihadapi konsumen Anda dan jalin hubungan baik dengan mereka. Lalu buat sesuatu yang bisa membantu mereka menyelesaikan masalah. 6. Mulai sekarang juga dan terus kembangkan sambil jalan Kebanyakan orang membuang waktu untuk mencapai kesempurnaan dalam perencanaan. Untuk menghemat waktu, jual produk Anda sebelum Anda membuat dengan cara menawarkan pre-order. Fokuslah dalam menarik perhatian pembeli. Kalau Anda tidak mulai sekarang, mau mulai kapan?

Pergoki Suami Selingkuh, Istri Dipenjara

KUDUS - Lantaran terbakar api cemburu setelah melihat suaminya selingkuh dengan wanita idaman lain (WIL), Maryati (26), warga RT 2/6, Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, malah di penjara. Ironisnya lagi, karena berada di dalam bui, Maryati terpaksa berpisah dengan bayinya yang masih berusia tiga bulan, bernama Sintya Dewi Pertiwi. Kasus yang mengusik rasa keadilan ini, disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kudus. Isak tangis pecah saat Maryati menggendong bayinya sesaat setelah dia turun dari mobil tahanan Kejari Kudus, dan menuju sel PN setempat. Maryati harus menunggu hingga setengah jam lebih di sel PN Kudus, sebelum kasus dugaan penganiayaan yang membelitnya disidangkan. "Saya kangen dengan bayi saya. Maaf ya nak, tidak bisa memberi ASI," kata Maryati, Senin (30/3/2015). Kasus yang menjerat Maryati bermula saat dia memergoki suaminya Sugianto (32), sedang bermesraan dengan Wiranti Yusi Suryandari (34), pada 22 November 2014. Saat itu, Sugianto sedang memangku janda beranak dua itu. Maryati memergoki aksi tak senonoh itu saat melabrak ke rumah kontrakan Yusi. Sugianto berusaha menenangkan kondisi tersebut, namun tak berhasil. Adu mulut antara Maryati dan Yusi pun tak terelakkan. Karena emosi, Maryati sempat menggigit lengan dan mencakar paha WIL suaminya itu. Warga yang mendengar kegaduhan langsung datang ke lokasi, dan meredam pertengkaran antara Maryati dan Yusi. Namun, Yusi tak terima dengan kejadian itu. Dia pun langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Jekulo. Dan berbekal laporan itu, polisi pun memproses kasus ini. Hanya saja, saat itu polisi tidak menahan Maryati, karena yang bersangkutan sedang hamil delapan bulan. Setelah ditangani sekitar tiga bulan, tanggal 3 Maret 2015, pihak kepolisian pun melimpahkan kasus Maryati ke Kejari Kudus. Maryati dijerat dengan Pasal 351 ayat 1 KUHP tentang Penganiayaan. Anehnya, pihak kejaksaan juga menahan Maryati di Rumah Tahanan (Rutan) Kudus. Sejak saat itu, Maryati harus berpisah dengan bayinya Sintya, dan anak pertamanya Sonali Miftahul Prabowowati (12). Ini di luar dugaan. Padahal saat di kepolisian, saya tidak ditahan," sesal Maryati. Persidangan kasus Maryati berlangsung di ruang sidang lantai II PN Kudus. Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Heri Susanto, dan dua hakim anggota Wijawiyata, dan Moh Nur Azizi. Majelis hakim bertanya kepada Sugianto yang dihadirkan jaksa sebagai saksi. Heri Susanto juga menyayangkan tindakan Sugianto yang selingkuh dan akhirnya berujung menggelindingnya kasus Maryati ini. "Kamu (Sugianto) selingkuh, tapi yang kena batunya malah istrimu sendiri. Apa kamu tidak kasihan dengan istrimu dan anak-anakmu," sesal Heri Susanto. Sidang kasus yang menjerat Maryati ini akan dilanjutkan pekan depan. Agendanya masih mendengarkan keterangan saksi. Termasuk saksi korban Yusi yang tak datang ke pengadilan karena alasan tertentu. "Sidang dilanjutkan pekan depan. Jaksa harus menghadirkan pihak-pihak terkait perkara ini," pungkas Heri Susanto. sumb; sindo

Senin, 30 Maret 2015

Gua di Bali ini dipercaya bisa bikin hamil

Salah satunya gua Tirta Kereban Langit. Di dalam gua terdapat sumber mata air yang disucikan dan dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai air kehidupan untuk pasangan pasutri yang lama belum dikaruniai momongan (keturunan). Pura gua Tirta Kereban Langit ini letaknya tidak jauh dari wilayah gedung megah milik pemerintahan Kabupaten Badung di wilayah sading, Mengwi. Kurang lebih hanya 13 km dari pusat kota Denpasar, dan jika mengambil jalur Denpasar-Gilimanuk akan ketemu arah jalan menuju Desa Sading. Saat memasuki wilayah pedesaan, pada sisi bagian kiri jalan sudah terdapat plang papan nama yang tertulis besar arah menuju lokasi gua ini. Selain banyak dikunjungi umat yang sembahyang, pura ini juga banyak dikunjungi sejumlah wisatawan asing yang ingin melakukan ritual meditasi atau semedi. "Di dalam gua sangat sejuk, udara masuk dari atas seperti menyirami ubun-ubun kepala pengunjung. Apalagi kalau siang hari seperti mendapat sebuah sinar suci wahyu dari Tuhan," kata Anom, salah seorang warga dekat lokasi gua, di desa Sading, Bali, Senin (30/3). Pemangku di pura ini mengatakan, pada bagian atas gua terdapat lubang sehingga membuat udara segar dan matahari masuk ke dalam dan membuat mereka yang sembahyang atau meditasi merasa nyaman dan kerasan. Pura ini dinamakan dengan Pura Keraban Langit. Kerep berarti tedung (atap) dan langit artinya langit, yang artinya pura yang beratapkan langit. "Di dalam gua bagian atas bolong, kalau tepat pada siang hari saat arah matahari ada di atas kepala pengunjung. Sinarnya masuk ke dalam lubang gua dan memecah ke seluruh ruangan, itulah bagian yang terindahnya, kata Mangku Lingsir di Pura ini. Sebelum memasuki areal pura, pengunjung tidak bisa sembarangan asal masuk, melainkan harus dipandu oleh pemangku di pura tersebut. Karenanya di depan pintu gerbang masuk pura terpampang nomor HP milik pemangku Lingsir. pengunjung tinggal hubungi dalam waktu 10 menit sudah tiba di lokasi dan mengantarkan pengunjung. Tetapi sebelum masuk gua, pengunjung wajib mandi terlebih dahulu di lima mata air pancuran yang terdapat di sisi selatan pura. Barulah pengunjung diperkenankan masuk ke dalam gua. Di dalam gua terdapat sumber mata air yang tidak pernah ada habisnya mengalir. Air ini sangat dipercaya memiliki mukjizat, salah satunya yang paling banyak meminta air suci ini untuk diminum adalah pasangan pasutri yang berharap cepat punya momongan. "Kalau tidak ada tujuannya tidak boleh meminta air suci ini. Hanya boleh duduk untuk sembahyang saja dan meditasi. Kebanyakan yang minta air adalah mereka yang lama tidak punya anak dan selalu berhasil, ucap Pemangku memastikan bahwa air tersebut juga berfungsi untuk orang yang kena tenung (santet) dan bermasalah dengan kandungan. Dalam prasasti Sading yang berangka tahun Isaka 923 (1001 Masehi), nama gua ini sudah disebutkan. Hanya saja, saat itu yang merupakan masa pemerintahan Raja Sri Udayana, Sading masih bernama Desa Bantiran. Baru pada tahun 1076 Masehi, Desa Bantiran berubah nama menjadi Desa Sading. sumb; merdeka

Minggu, 29 Maret 2015

Suami Tugas TNI di Sudan Istri Damai Dalam Kamar

SUNGGUH ironis kelakuan Ny. Sarini, 28, dari Makasar (Sulsel) ini. Suaminya yang TNI tugas jadi pasukan perdamaian di Sudan (Afrika), dia malah “damai” di kamar bersama lelaki lain. Sempat “tembak-tembakan” pula bersama Rizaldi, 32, sampai kemudian digerebek warga. Kesepian, kata Sarini saat diperiksa. Jadi istri tentara atau pelaut, harus siap sering ditinggal suami berlama-lama. Tentara resikonya lebih tinggi, bila dikirim ke daerah konflik. Maka istri di rumah harus selalu prihatin, banyak berdoa kepada Yang Maha Kuasa, agar suami bisa kembali dengan selamat, berkumpul dengan keluarga. Itu bagi mereka yang imannya kuat. Bagi yang imannya setebal selotip kabel, ditinggal suami justru mengusir sepi dengan gendakan dengan lelaki lain. Kelakuan buruk ini sedang dilakoni oleh Ny. Sarini dari asrama TNI Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakukkang, Makasar. Sejak ditinggal suami jadi pasukan perdamaian PBB di Sudan, bukannya banyak berdoa buat suami di Afrika sana, justru malah memasukkan lelaki lain ke dalam kamarnya. Tragis sekaligus ironis, kan? Suami menjaga keamanan negara lain, istri di tanah air malah tidak aman karena “ditembak” lelaki asing. Sudah dua bulan lebih suami Sarini mengemban tugas negara ke Sudan sebagai anggota Pasukan Garuda. Sejak suaminya pergi, Sarini sering merasa kesepian. Maklum, masih keluarga muda. Untuk mengusir sepi dia lebih banyak main hape-hapean. Lewat Blackberry Messanger (BBM), Sahrini kemudian kenal lelaki bernama Rizaldi, yang ternyata masih satu kota dan tak terlalu jauh dari rumahnya. Keduanya kemudian sepakat ketemu langsung, bukan hanya berdialog lewat HP. Begitu ketemu, ternyata keduanya sama-sama kesengsem, sehingga Sarini tak keberatan diajak jalan-jalan ke Pantai Losari. Pulangnya anggota Persit itu diantar sampai ke rumah dan mereka ngobrol-ngobrol di ruang tamu. Saat mereka ngobrol, anak bayi Sarini menangis, sehingga ibunya segera ke dalam. Ternyata tanpa sungkan Rizaldi mengikuti pula. Di situlah nafsu Rizaldi bangkit, dan Sarini pun disergap. Karena perempuan itu sudah dua bulan tak menjalani aktivitas yang signifikan, serbuan Rizaldi pun diladeni dengan gegap gempita. Hubungan intim bak suami istri pun terjadilah. Jika itu sebuah kekhilafan, mestinya sekali berbuat ya sudah, takkan diulang lagi. Tapi karena keenakan, dua-duanya merasa ketagihan, sehingga lain waktu serbuan dalam kamar itu diulang kembali. Tapi sial kali ini. Rupanya ada warga yang mulai curiga atas kehadiran Rizaldi yang berulang kali. Begitu diintip, woo…….Sarini dan tamunya sedang bersetubuh bak suami istri saja. Mereka langsung digerebek, keduanya lalu diamankan ke Polsek Panakukang. Dalam pemeriksaan Rizaldi mengakui, begitu masuk kamar gara-gara tangisan bayi, gairahnya langsung bangkit. Dan kemudian terjadilah segalanya. Mestinya lalu gendong si bayi, kok malah “gendong” emaknya. sumber; pos kota

Pura Teratai Bang, Pura dengan Aroma Belerang Khas di Bali

Tidak salah jika Bali terkenal dengan sebutan “Pulau Seribu Pura”, karena pulau ini memiliki Pura Pura yang tersebar begitu banyak di setiap wilayah Pulau Bali. Seni dan Budaya arsitektur dari Pura yang ada di Pulau Bali Menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Oleh karena itu, banyak Pura di Pulau Bali yang dijadikan sebagai tujuan wisata. Salah satu Pura di Pulau Bali yang cocok untuk dijadikan tujuan wisata adalah Pura Teratai Bang. Pura Teratai Bang merupakan salah satu Pura di Bali yang terkenal dengan aroma belerangnya yang khas ketika wisatawan berkunjung kesana. Aroma Belerang yang khas dari Pura ini menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke objek wisata ini. Aroma belerang ini muncul karena di sebelah Pura Teratai Bang terdapat sebuah sumber mata air yang mengandung zat belerang. Menurut catatan sejarah, aroma belerang khas yang muncul di Pura Teratai Bang disebabkan karena Pura Teratai Bang dalam kepercayaan umat Hindu di Bali, dipakai sebagai tempat pemujaan Dewa Agni (Dewa Api) sebagai manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa. Dari pemujaan tersebut diharapkan umat mendapatkan berbagai manfaat dalam memahami kedudukan agni (api) dalam kehidupan di Bumi Ini. Oleh karena itu, munculnya sumber mata air yang mengandung zat belerang ini dipercaya sebagai jelmaan dari Dewa Agni (Dewa Api) yang turun dan berstana (Diam) di Pura Teratai Bang ini. Pura Teratai Bang terletak di dalam areal hutan yang merupakan bagian dari Objek Wisata Kebun Raya Eka Karya Bali. Suasana disekitar Pura ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mengunjunginya. Karena selain menawarkan aroma belerangnya yang khas, Pura ini juga menawarkan sejuknya udara pegunungan disertai dengan ketenangan dan kicauan burung-burung yang tentunya membuat hati siapapun yang berkunjung dan berwisata ke Pura ini menjadi tenang dan sejuk kembali. Pura Teratai Bang terletak di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Letak dari objek wisata ini berdekatan dengan objek wisata Kebun Raya Eka Karya, Pura Pucak Batumeringgit, Fresh Strawberry, dan Danau Beratan. Anda dapat mengakses objek wisata ini dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Jika anda tidak memiliki kendaraan, anda dapat menyewa kendaraan di jasa rent car terdekat yang tersedia. Jika anda berangkat langsung dari Bandara Internasional Ngurah Rai , anda juga dapat memakai jasa rent car terdekat yang tersedia dekat dengan Bandara Internasional Ngurah Rai. Untuk mecapai objek wisata ini, dari bandara internasional ngurah rai anda bisa mengambil jalan menuju Sunset Road, kemudian melewati Jalan Raya Kerobokan menuju Ke Jalan Raya Kapal. Setelah sampai di Jalan Raya Kapal, ambil jalan menuju Jalan Raya Mengwi. Setelah sampai di kecamatan mengwi anda tinggal mengambil jalan ke utara menuju jalan provinsi yang menghubungkan kota Denpasar – Singaraja. Kira-kira sekitar 38 km kemudian anda akan menemukan pertigaan dengan patung jagung ditengahnya. Ambil jalan lurus dan anda pun akan masuk di jalan kebun raya bedugul, kira-kira 500 meter kemudian, anda akan menemukan objek wisata Kebun Raya Eka Karya yang didalamnya terdapat objek wisata Pura Teratai Bang dengan aroma belerangnya yang khas. Karena Pura Teratai Bang berada di dalam objek wisata Kebun Raya Eka Karya, maka anda perlu mengeluarkan biaya untuk masuk ke dalam areal Kebun Raya ini. Biaya yang dikenakan Rp 10000,- untuk satu orang dewasa dan Rp 5000,- untuk satu orang anak-anak. Jika anda membawa mobil, maka anda boleh membawa mobil anda masuk ke dalam areal Kebun Raya untuk menuju Pura Teratai Bang. Sangat disarankan untuk membawa mobil, karena jika anda membawa kendaraan roda dua atau motor anda tidak diperbolehkan untuk membawa kendaraan anda masuk ke areal Kebun Raya. Setelah berkunjung ke objek wisata ini, andapun bisa mampir ke rumah makan ataupun restoran terdekat yang berada di sekitar objek wisata ini jika anda lapar ataupun ingin bersantai sejenak. Selain itu, jika anda ingin bermalam ataupun menginap, jasa penginapan dan hotel murah terdekat pun siap melayani anda.