Kamis, 27 Agustus 2015

Anggota DPRD Membawa PIL Kepergok di Rumah Syahwat

ANGGOTA DPRD kongkow-kongkow di rumah aspirasi, itu biasa. Tapi di Pinrang (Sulsel), oknum DPRD bernama Syarifin, 45, dipergoki istri sedang ndekemi PIL di rumah syawat (baca: motel). Habis sudah Indri, 25, pegawai honorer itu dimaki-maki, karena dituduh pelacur yang tukang ganggu suami orang. Baik anggota DPRD maupun DPR biasanya punya pangkalan untuk bertemu konstituennya. Namanya yang keren adalah: rumah aspirasi. Di situ wakil rakyat memang mendengarkan dan menampung aspirasi pemilihnya dalam Pemilu. Apa yang diinginkan rakyat, wajib diperjuangkan oleh si anggota dewan. Itu kalau bisa, kalau tidak maaf-maaf saja, namanya juga usulan. Tapi anggota dewan itu kan juga manusia biasa. Selain sebagai wakil rakyat banyak pula yang terjerumus jadi wakil setan. Contohnya Syarifin dari Fraksi Hanura DPRD Pinrang. Mentang-mentang sudah punya penghasilan lebih, mulai deh. Bukan berkunjung ke rumah aspirasi, tapi ke rumah syawat bersama PIL-nya. Salah-salah bisa kena PAW dia. Agaknya sudah menjadi watak orang Timur, asal ada rejeki berlebih sedikit, seleranya jadi macam-macam. Kalau orang Jawa bilang: isa ngliwet kenthel sithik kakehan reka (rejeki meningkat banyak ulah). Rupanya Syarifin seperti itu juga. Melihat Indri pegawai honorer Sekda Pinrang yang mulus bebas dempul, mulai cengengas-cengenges sepertinya mengajak berkoalisi. Ternyata status anggota DPRD itu juga sudah bikin orang terkesima bin takjub. Maka Indri tanpa peduli bahwa Syarifin juga punya keluarga, ajakan berkoalisi itu diterima dengan senang hati. Kelanjutannya, beberapa hari lalu dia diajak ke rumah syahwat untuk eksekusi. Keduanya pun segera meluncur ke motel yang terletak di Kompleks Palm Hijau, Kelurahan Bentengnge. Sungguh di luar dugaan. Saat mobil keduanya meluncur ke TKP, terlihat oleh istri Syarifin. Ada perempuan di dalamnya, ibu anggota dewan itu jadi curiga, maka dia membuntuti. Makin curiga lagi ketika ternyata mobil masuk ke motel yang sudah biasa dikenal sebagai tempat begituan. Pintu kamar yang dipesan Syarifin segera diketok. Yang membuka Syarifin sendiri, sementara Indri ngumpet di kamar mandi. Begitu ketemu langsung dimaki-maki sebagai pelacur, perempuan jalang yang suka mengganggu bini orang. Bukan itu saja, Indri juga dicakar dan dijambak. Habis itu Syarifin diseret istrinya pulang. Sedangkan Indri melaporkan istri Syarifin ke polisi dengan tuduhan pasal penganiayaan. Kalau sampai diusut, wah Syarifin di ujung tanduk.sumber pos kota

Rabu, 26 Agustus 2015

Cinta Lama Bersemi Kembali, Istri Polisi “Dimakan” Polisi

KALI pertama mengenal cinta memang tak bisa dilupakan, sehingga bila ada peluang bisa terjadi CLBK. Inilah yang dialami Wiwin, 40, dari Sumsel. Pacar lama nginep di rumah dipersilakan meniduri sekalian. Tentu saja Aipda Bambang, 45, tak terima, dan PIL istri yang juga polisi itu dipolisikan. Kisah cinta pertama susah dilupakan. Bila ketemu kembali dan ada peluang, penyakit CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) bisa kambuh. Ini banyak terjadi, khususnya berangkat dari kisah reuni-reunian. Saat reuni sekedar temu muka dan makan bersama, di luar reuni nyambung lagi dengan aktivitas yang lebih seru, temu ranjang dan kelonan bersama! Hal ini dialami pula oleh Ny.Wiwin yang tinggal di Palembang. Saat sekolah di SMP dulu sudah pernah pacaran dengan teman kakak kelas namanya Agus. Namanya cinta monyet, setelah dewasa dan ketemu kekasih baru, lenyap sudah kekasih lama dari relung kalbunya. Setelah berumah tangga, mau tak mau harus fokus mengurus keluarga, bukan mikirin kekasih lama yang kini entah tinggal di mana. Beberapa waktu yang lalu ada acara reuni sekolahnya di SMP dulu. Dalam forum ini dia ketemu dengan Agus, 41, gacoannya dulu. Ternyata dia sekarang jadi polisi, pangkatnya Ipda. Kisah-kisah indah dulu kembali bersliweran di mata keduanya. Wiwin masih cantik, dan Agus juga tambah ganteng. Bagaiamana jika yang cantik dan ganteng itu berkoalisi kembali, begitu kata setan menawarkan alternative. Lewat telepon Ipda Agus sering menghubungi Wiwin, dan perempuan yang kini sudah beranak tiga itu juga melayani secara diam-diam. Maksudnya, tanpa setahu suaminya. Maka di kala suami dines di Kepolisian, Wiwin menyilakan kekasih lama itu mampir ke rumahnya. Itu terjadi berulang kali. Anak-anak Wiwin juga sudah bercerita hal itu pada sang ayah. Tapi Aipda Bambang tak mengambil hati. Bukannnya karena dia rada-rada bloon sebagai polisi, tapi karena memang tak ada bukti. Sebagai polisi, untuk penyidikan kan harus didukung alat bukti yang cukup. Kalau nggak ada bukti, nanti malah dikira mengkriminalisasi. Sekali waktu pas Bambang di rumah, Ipda Agus main ke rumah. Karena sesama polisi obrolan jadi hangat sekali, sehingga sampai kemalaman tak disadari. Akhirnya Agus pun dipersilakan menginap dan diberi kamar di lantai tiga. Ternyata di kala suami sudah tidur nyenyak, diam-diam Wiwin keluar kamar dan menyusul ke kamar Aipda Agus. Agaknya seperti sudah direncanakan dan dijanjikan, Keduanya langsung saja bersetubuh bak suami istri. Mereka melakukan dengan tenang, karena Wiwin menjamin suaminya sudah pules tidur dengan kasur DPR. Nggak tahunya, di luar kamar Aipda Bambang mengintip adegan itu dengan geram, Pintu pun didobrak, tapi skor sudah kadung 1-0 untuk Wiwin. Anehnya, meski sudah terbukti mereka baru saja main kuda lumping, masih juga mengelak bahwa telah menjadi praktisi perselingkuhan. “Kami hanya berteman biasa kok,” kata Wiwin. Jika tak ingat anak-anak yang bakal jadi korban, Wiwin mau diceraikan. Tapi demi bocah yang masih perlu bimbingan, Aipda Bambang berusaha memaafkan istrinya. Tapi Ipda Agus tetap dilaporkan ke polisi, institusinya sendiri. Biar saja orang mengatakan, bakal terjadi jeruk makan jeruk. Habis jeruknya makan bini polisi. sumb; pos kota

Senin, 24 Agustus 2015

Kecanduan Film-film Porno Istri Jadi Proyek “Threesome”

BILA 7 proyek DPR batal, proyek threesome Rabingun, 37, dari Surabaya ini berjalan mulus. Dalam kondisi mabuk dia mengizinkan istrinya, Nani, 30, digauli dua sahabatnya secara bersama-sama. Tapi begitu istri menikmati permainan ini, Rabingun cemburu dan kini menggugat cerai di Pengadilan Agama. Yang namanya mabuk memang membuat orang jadi tak bisa mengontrol perilakunya, baik itu dari mabok kecubung, minuman keras sampai mabuk jabatan. Contohnya Rabingun warga Semolowaru, Surabaya ini. Baru mabok bir saja sudah tega mengorbankan istrinya untuk pesta seks bersama dua sahabatanya. Padalal begitu sadar, dia menyesali keputusannya yang terlalu ceroboh dan rada-rada bloon kayak oknum anggota DPR itu. Pekerjaan sehari-hari Rabingun memang pekerja serabutan, maka kenalannya juga banyak dari kalangan yang tidak jelas. Dengan Tejo, 38, dan Wahyu, 35, dia akrab sekali karena sering menamani mabuk-mabukan di rumah. Selain demen minum bir, Rabingun juga kecanduan nonton film porno dari internet. Jika nontom film begituan, dia tanpa sungkan mengajak istri dan teman-temannya untuk menikmati. Gara-gara kecanduan film esek-esek tersebut, Rabingun kemudian memiliki pemikiran liar. Bagaimana rasanya bila melihat istrinya digauli orang lain secara bergantian. Pasti seru, deh. Ternyata setan juga sangat mendukung. “Karya besar di masa lalu banyak pula dari hasil eksperimen gila.” Kata setan memberi semangat. Beberapa hari lalu seperti biasanya dia minum bir bersama Tejo dan Wahyu di rumah. Entah habis berapa botol, tahu-tahu Rabingun teler. Dalam kondisi demikian dia menawari kedua temannya untuk menggauli istrinya, dalam rangka proyek threesome. Karena kedua teman itu juga dalam kondisi mabuk, tanpa pikir panjang mengiyakan saja tawarab tuan rumah. Lebih-lebih istri Rabingun ini juga cantik, sekel nan cemekel lagi. Begitulah, Nani diajak begituan berbarengan oleh kedua sahabat suaminya. Ternyata perempuan itu tak menolak, bahkan menyambut hangat keinginan suaminya itu. Maka ddengan mata kepala sendiri, Rabingun melihat bagaimana Nani dibuat “bancakan” oleh kedua temannya. Rupanya dia juga sangat menikmati. Tapi ketika pengaruh bir sudah hilang, Rabingun jadi terkejut sekali. Dia cemburu dan marah melihat istrinya diperlakukan seperti itu. Tambah cemburu lagi ketika melihat istrinya juga menikmati permainan itu. Maka esok harinya Rabingun langsung gugat cerai ke Pengadilan Agama Surabaya. Apa kata Nani dalam hal ini? “Saya kan sekedar melaksanakan kehendak suami, tapi dia nyesel sendiri kan?” kata Nani. Karena sudah jadi instruksi, tak bisa dong emosi.sumber; pos kota

4 Alasan kenapa wanita suka pria yang lebih tua

1. Sudah matang secara emosional Ini menjadi alasan paling umum, kenapa kebanyakan wanita tergila-gila pada pria yang usianya lebih tua dari mereka. Pria semacam ini dianggap tidak labil dan sudah matang secara emosional. Perlu diketahui bahwa kematangan emosional menjadi aspek penting yang dilihat wanita dari pasangannya. Maka, ketika wanita ingin menjalin hubungan yang serius, yang berlanjut ke pernikahan, mereka ingin memiliki pasangan yang bisa membimbing mereka dan itu tentunya membutuhkan kematangan emosional. 2. Tujuan hidup yang jelas
Memiliki pasangan yang usianya lebih tua membuat wanita yakin tentang masa depan mereka. Ini bukan cuma tentang berapa banyak uang yang dimiliki oleh pria tersebut, namun mereka telah dianggap memiliki tujuan hidup yang jelas. Memiliki visi ke depan dan tahu apa yang diinginkan dalam hidup menjadi aspek penting yang dilihat wanita dari pria. Jadi, ketika wanita menemukan sebuah masalah, pria bisa mendukung dan memberi solusi padanya. 3. Punya banyak pengalaman
Pasangan yang berusia lebih tua dianggap mempunyai pengalaman hidup yang lebih banyak. Dan wanita membutuhkan pria seperti itu ketika hendak menjalin hubungan yang serius. Sementara itu, pria yang usianya lebih muda dinilai belum memiliki pengalaman hidup yang mumpuni. Hal itu sering kali membuat wanita ragu pada pria. 4. Tahu cara memperlakukan wanita
Pria yang lebih tua dinilai mampu mengerti apa yang diinginkan atau diharapkan wanita. Mereka juga berani untuk diajak berkomitmen, sehingga kebanyakan wanita merasa lebih tenang. Sebaliknya, memiliki pasangan yang lebih muda dinilai tidak menjanjikan sebuah komitmen. Karena usia yang masih muda, pria mungkin masih ingin melakukan hal lain dan belum terpikir untuk menjalin hubungan yang serius. Memiliki pasangan yang berusia lebih tua atau pun muda sebetulnya sama saja. Asal, kamu sendiri mantap menjalani hubungan dengannya dan tahu bagaimana karakternya. Sebab, usia tidak bisa dijadikan patokan untuk mengukur tingkat kematangan seseorang.sumber;merdeka

Rabu, 19 Agustus 2015

Kekasih Gelap Dikiranya Emas Ternyata Cuma Perajin Perak

INI pelajaran berharga bagi wanita yang hanya terbius penampilan luar. Niluh, 22, dari Singaraja (Bali) ini contohnya. Kekasih gelapnya itu dikiranya emas, ternyata loyang saja bukan, karena Wayan, 30, hanya perajin perak. Padahal Niluh sudah habis Rp 15 juta untuk memanjakan sang PIL itu. Pepatah lama mengatakan, dikiranya emas, ternyata hanya loyang. Pepatah itu untuk mengingatkan agar orang berhati-hati, jangan mudah terpesona penampilan luar. Kelihatannya alim padahal dzolim. Kelihatannya muhklis (orang yang ikhlas) ternyata iblis. Cuma biasanya, orang baru sadar setelah kebobolan dua kosong. Akkhirnya kembali ke pepatah lama lagi: pikir dulu pendapatan sesal kemudian tak berguna. Niluh Kabupaten Singaraja, juga bernasib demikian. Masih pengantin baru sudah tergoda lelaki lain. Uang nafkah dari suami ludes untuk memanjakan sang PIL, padahal kenalan baru lewat face book alias FB itu tak lebih hanya mau menipu hartanya saja. Akhirnya Niluh pun habis-habisan luar dan dalam. Jadi suami pelaut memang sering kesepian, karena suami jarang di rumah. Niluh yang masih berstatus pengantin baru, sangat tersiksa ketika jauh dari suami. Untuk mengisi kesibukan, dia rajin di dunia maya, main FB. Di sanalah dia kemudian kenal dengan Wayan yang mengaku mahasiswa akademi kesehatan, dan bapaknya seorang dokter. Keluarga yang cukup terpandang juga. Dari main FB di jagad maya kemudian dilanjutkan dalam pertemuan di jagad nyata. Wih, ternyata Wayan memang tampan dan penampilannya juga menawan. Hari itu juga Niluh lupa pada suaminya di tengah laut. Dia kesengsem pada Wayan yang kemudian mengajaknya jalan ke mana-mana. Dari sana dilanjutkan bobok-bobok di hotel. Kalau sudah masuk hotel mau apa lagi? Aset miliknya yang mestinya khusus untuk suami, kali ini diberikan kepada Wayan. Sebagai mahasiswa Akademi Kesehatan, PIL itu mengaku bahwa banyak biaya untuk praktikum ini itu. Demi cintanya, Niluh mau saja memberikan uang. Kiriman dari suaminya dari laut banyak yang dialirkan kepada Wayan, sehingga total mencapai Rp 15 juta. Awalnya Wayan mengaku pinjam, tapi karena Niluh kadung cinta, diikhlaskan saja bila juga tak dibayar. Beberapa bulan kemudian Made Tantra, 28, suaminya kembali. Tapi istri tak ada di tempat. Kata tetangga, dia pergi ke rumah seorang lelaki di Tabanan. Karena alamatnya jelas, Tantra pun mencarinya ke sana. Jabang bayik, istrinya ditemukan tidur sekamar dengan lelaki yang bukan suaminya sendiri. Tahu apa yang terjadi Made Tantra segera lapor polisi. Saat diperiksa petugas ternyata Niluh Ratmini tenang-tenang saja. Dia siap saja dicerai suami, karena sudah kadung cinta pada Wayan. Cuma yang mengganjal, kekasih gelapnya itu ternyata telah menipu dirinya. Ngaku anak dokter dan kuliah di akademi kesehatan, ternyata aslinya hanya perajin perak. “Sudah kadung, kalau sudah cerai saya siap menikah dengannya.” Akunya polos. Siap makan bijih perak? SUMB; POS KOTA

Sabtu, 15 Agustus 2015

Dicecoki Miras, Siswi SMA Digilir 3 Pemuda Berandal

JAKARTA – Tragis. Bermaksud dugem ke tempat hiburan malam, gadis manis yang masih sekolah di SMA diperkosa secara bergilir oleh tiga pria. Korban tak sadar setelah dicekoki minuman keras (miras) di salah satu kafe kawasan SUdirman, Jakarta Selatan. Peristiwa yang terjadi pada November 2014 lalu itu berhasil diungkap petugas Ditkrimum Polda Metro Jaya, Jumat (14/8) malam. Dua pelaku ditangkap, sedang lainnya masih diburu karena tengah berlayar. Informasi yang dihimpun, saat kejadian korban bersama 4 teman perempuannya main ke sebuah klub malam yang ada di sebuah mal di kawasan Sudirman, Jaksel. Korban yang sedang kumpul bersama temannya, tiba-tiba ditarik tersangka Budi alias Bojer. Siswi SMA itu dibawa ke meja Budi dan rekan-rekannya. Di meja itu, siswi SMA itu dicekoki minuman jenis tequila. Budi dan teman-temannya memaksa korban berkali-kali menenggak tequila hingga semaput dan tak ingat apa-apa. “Korban kemudian dibawa tersangka Budi Cs dengan kursi roda ke mobil mereka Avanza bernopol B 1536 FMI,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iqbal, Sabtu (15/8). Korban kemudian dibawa masuk ke dalam mobil. Di dalam mobil itu, tersangka Ali dan Medi menyetubuhi korban sejak di parkiran dan saat mobil bergerak melintas kawasan Sudirman-Palmerah-Thamrin hingga sampai di sebuah hotel di Jakarta Timur. Di hotel itu juga korban diperkosa kembali secara bergilir. Setelah puas melakukan aksi bejatnya, pelaku meninggalkan korban di salah satu ruangan di aparteman. Aksi pelaku ini terekam CCTV apartemen. Kasus ini terungkap setelah polisi meminta keterangan korban dan melakukan penyelidikan yang cukup intensif. “Kami masih mengejar satu tersangka lagi,” kata Kombes Iqbal. SUMBER; POS KOTA

Rabu, 12 Agustus 2015

6 Alasan mahasiswa dengan nilai 'C' lebih sukses di dunia kerja

1. Bukan followers Kebanyakan mahasiswa dengan C adalah hasil dari pemikirannya sendiri yang original. Mereka berbeda dengan mahasiswa dengan nilai A atau B karena pemikiran mereka berbeda dan unik. Jika ada yang menjawab 1, mahasiswa dengan nilai C pasti mempertanyakan mengapa jawabannya 1. Rata-rata ketika kebanyakan mahasiswa menjawab 1, mahasiswa dengan nilai C bisa saja menjawab 2 karena beberapa alasan yang logis, bukan karena teori tertentu. Dan hal tersebut yang dibutuhkan oleh beberapa perusahaan di luar sana, ketika mereka semua lulus. 2. Tidak mencoba untuk mendapatkan hati siapapun
- Mahasiswa dengan nilai C tidak menghabiskan waktunya untuk mencari perhatian teman atau dosen dengan berusaha mati-matian mendapatkan nilai tertinggi. Mereka tetap menghormati dosen yang mengajarnya, tetapi bukan berarti mereka mematuhi semua aturannya. Mereka tidak melihat bahwa dosen yang menentukan kesuksesan mereka. Mereka tidak seberapa peduli dengan tugas, resume, atau referensi lainnya. Karena mereka menyadari bahwa pekerjaan yang menantinya nanti akan berorientasi pada usaha dirinya sendiri. 3. Memikirkan hal-hal yang lain
Banyak mahasiswa yang terobsesi dengan nilai sempurna, tidak banyak berpikir tentang masa depannya nanti setelah lulus. Orang-orang dengan nilai C berpikir lebih cerdas bagaimana cara menghabiskan waktu mereka selain berkutat dengan tugas kuliah saja. Sementara teman-teman mereka terlalu fokus dengan kuliah, dan kurang berpikir tentang apa sebenarnya impian mereka di masa depan. Mahasiswa nilai C cenderung tidak menunggu lulus kuliah untuk memulai hidup yang sebenarnya. 4. Memiliki definisi sukses sendiri Mahasiswa dengan nilai A dan B mencari aman dengan berusaha keras mendapatkan nilai bagus. Mereka mempunyai definisi sukses sendiri, bukan tentang nilai yang didapatkan saat kuliah. Mereka tidak peduli dengan saingan mereka saat berada di kampus, mereka memedulikan saingan mereka saat bekerja nanti. 5. Tahu bagaimana memanfaatkan kemampuan orang lain
Mahasiswa dengan nilai A atau B selalu berusaha untuk melakukan semuanya sendiri, mulai dari tugas, presentasi, maupun tes. Namun, berbeda dengan mahasiswa nilai C, mereka berbakat membangun 'tentara' dari orang-orang cerdas atau berbakat yang siap membantu mereka ketika tidak mengetahui sesuatu. Seperti Henry Ford, mereka tidak takut mengakui bahwa mereka tidak bisa atau tidak tahu, mereka akan memanfaatkan orang disekitarnya untuk membantu mereka. "Ketika saya memiliki orang-orang di sekitar saya yang dapat menyediakan segala sesuatu yang saya butuhkan, lalu mengapa saya harus mengacaukan pikiran saya untuk memikirkan hal tersebut juga?" Henry Ford, orang pertama yang menerapkan sistem produksi mobil masal dengan harga terjangkau. 6. Memilih belajar mandiri
Jangan dikira bahwa mahasiswa dengan nilai C adalah orang yang malas belajar. Mereka suka belajar mandiri, karena mereka tidak suka orang lain memberitahu bagaimana cara berpikir yang benar. Mereka lebih memilih untuk mengeksplorasi dan menemukan jawaban sendiri. Mahasiswa dengan nilai C tidak memaksakan belajar terhadap hal yang memang tidak dia suka. 6 Alasan tersebut adalah alasan mengapa mahasiswa dengan nilai C umumnya lebih sukses dibandingkan mahasiswa dengan predikat nilai A atau B. Perolehan nilai sebenarnya adalah angka sementara yang diciptakan oleh siapa saja. Sedangkan kreativitas dan original tidak bisa didapatkan pada sembarang orang. sumb; merdeka