Jumat, 08 Januari 2016

Menantu Pemakan Segala Adik Ipar pun Diajak Mesum

CIRI-CIRI hewan omnivore (pemakan segala) adalah, berdarah panas dan berkaki dua. Manusia macam Dulhadi, 47, rupanya “pemakan segala” juga. Bosen dengan pelayan istri, dia mulai melirik adik iparnya yang janda baru. Ketika skandal terbongkar, istri Dulhadi pilih tinggalkan Surabaya dan ikut anak di Sumedang. Sifat dasar lelaki itu memang pembosan, tak pernah betah dengan kehidupan yang monoton. Maka bila lelaki beristri lebih dari satu, banyak pula yang sesungguhnya bermotif demi melawan kejenuhan. Pejabat saja selalu ada penyegaran, kenapa istri tidak? Begitu jalan pikiran lelaki yang doyan perempuan. Sebetulnya Dulhadi warga Bangunsari Surabaya ini juga termasuk lelaki pembosan. Tapi untuk poligami, dia merasa bahwa hanya kuat di onderdil, bukan materil. Soalnya, sekian lama berumahtangga, dia juga masih menumpang di rumah mertua, belum punya rumah sendiri. Dan memang tak berkeinginan memiliki rumah sendiri. Mengapa Dulhadi lebih nyaman tinggal di Mertua Permai? Karena di sini dia punya mainan baru. Diam-diam dia sebetulnya naksir adik iparnya, Lia, 33, yang juga masih ikut orangtuanya, ketika dalam status janda. Melihat janda cantik nganggur, ukuran celana Dulhadi langsung berubah. Dia pengin sekali bisa mencicipi tubuh mulus adik iparnya itu. “Dibanding istrimu, ya jauh Mas. Lia bodinya masih full kaleng, jarang pakai pula,” kata setan yang agaknya pernah bisnis kendaraan bekas. Dulhadi memang jago lobi perempuan. Karena menang medan, dia demikian mudah mempresentasikan gejolak cintanya. Dan karena Lia sesungguhnya juga sangat kesepian, akhirnya dia hanya bisa bertekuk lutut dan berbuka paha menghadapi serangan kakak ipar yang bertubi-tubi itu. Karena lagi-lagi medannnya sangat mendukung, tinggal di rumah mertua Dulhadi bagaikan punya bini dua saja. Bosen pada kakaknya, menggilir adiknya. Begitu sebaliknya. Lama-lama skandal itu terkuak. Yang marah tak hanya ibu mertua, tapi juga istri Dulhadi. Ny. Dulhadi karena malu punya suami pemakan segala, memilih tinggalkan Surabaya, ikut anak sulungnya di Sumedang (Jabar). Dan karena sang mertua juga tak sudi lagi punya mantu model Dulhadi, setelah cerai dan kemudian menikahi Lia, Dulhadi dilarang lagi numpang tinggal di rumahnya. “Sini anak, sana anak, bagaimana saya nggak pusing.” keluh ibu mertua. Karena sudah dideportasi oleh mertuanya, Dulhadi yang kini bersiap-siap cerai, akan segera menikahi Lia dan tinggal di rumah kontrakan. Dengan “kendaraan” baru, di rumah kontrakan anget juga kan? SUMBER; POS KOTA

Minggu, 03 Januari 2016

ABG Mengandung Dua Bulan Karena Kerakusan Si Paman

ORANG TUA Neneng, 17, benar-benar pusing. Mana mungkin anak kandungnya harus menikah dengan paman sendiri? Lalu bagaimana solusinya? Engkus, 30, dilaporkan ke Polres Cimahi, sebab dia telah bikin ponakan hamil 2 bulan. Boleh saja dia beralasan sama-sama senang, tapi hukum kan harus ditegakkan. Seks itu karunia Illahi, tapi umat harus bisa mengelola secara benar. Caranya, harus mengacu pada hukum Allah dan hukum negara. Bila tidak berpedoman pada hukum, manusia niscaya menjadi seperti hewan. Orientasinya hanya pada seks. Begitu melihat lawan jenisnya berwajah menawan, dikejar-kejar hanya untuk disetubuhi. Setelah puas dan bosan, pindah ke perempuan lain. Begitu seterusnya, sehingga kehidupam manusia seperti jaman jahiliyah yang serba jahil. Engkus warga Cimahi, Bandung, ini lalu termasuk yang mana? Dia benar-benar kelakuannya seperti hewan. Kok tega-teganya itu lho, anak dari kakak kandung sendiri, dibuat “penak-penakan” sampai hamil. Padahal di rumah sudah ada istri, yang bisa memberikan pelayanan 24 jam tak terkecuali hari libur. Mental Engkus benar-benar rusak, padahal “revolusi mental” baru mau dimulai. Sudah menjadi budaya orang Timur, sangat menyayangi ponakan. Ketika kecil digendong-gendong, dibelikan mainan, dikasih duit, diajak jajan dan sebagainya. Engkus juga melakukan seperti itu pada Neneng. Orangtua dan para tetangga tak pernah curiga, karena sudah jamak paman sayang ponakan. Namun ternyata, di balik kasih sayang pada ponakan, Engkus punya motif tersembunyi atau grand design menurut istilah masa kini. Di kala ponakan berusia remaja, diam-diam dia tertarik secara jasmani pada Neneng. Melihat bodi ABG itu demikian aduhai, pikirannnya jadi macem-macem, ngeres kayak pasir urug. Padahal kalau mau, di rumah juga sudah ada stok yang takkan habis sampai Lebaran tiba. Melihat paman model demikian, setan paling demen. Dia siap jadi sponsornya, tanpa melibatkan partai. Disebut calon independen boleh juga, cuma ini tanpa harus melampirkan sejuta KTP. Pokoknya begitu Engkus siap merusak masa depan Neneng, setan selalu memback up-nya. “Bantuan moril siap saya berikan Bleh, asal bukan bantuan keuangan,” kata setan berjanji. Demikianlah lewat bujuk rayu yang meyakinkan, akhirnya Neneng mau saja digauli paman sendiri. Lho, ternyata kok bisa bikin melek, ya? Lain waktu berikutnya, gadis ABG itu siap melayani sang paman dengan gegap gempita. Neneng sama sekali lupa bahwa paman di rumah punya istri. Keintiman Engkus-Neneng yang berubah jadi hubungan intim, awalnya tak terdeteksi warga. Mereka baru ngeh ketika Neneng perutnya nampak membesar. Ketika diselidiki oleh orangtua dan dibawa ke bidan, ternyata memang hamil 2 bulan. Mereka sungguh kaget ketika gadis itu mengaku, yang menggauli selama ini paman sendiri, si Engkus. Malu dan marah campur jadi satu. Mana mungkin anak harus dinikahi paman sendiri? Hukum agama manapun tak membenarkan. Kecewa dengan kelakuan adiknya yang seperti hewan, terpaksa Engkus dilaporkan ke Polres Cimahi. Saat ditangkap dan diperiksa, kata paman celamitan, sudah jenuh dengan istri di rumah. “Manusia hidup kan perlu penyegaran Pak.” Katanya. Penyegaran itu ya minum es buah, goblok! sumber pos kota

Sabtu, 19 Desember 2015

Staf Kebun Binatang Surabaya Dituduh Hamili Seekor Orangutan Bernama Marylin

Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali ramai diberitakan. Kali ini tidak hanya media nasional yang memberitakan, berita mengerikan ini juga dikabarkan oleh situs berita luar negeri. Dikutip dari worldnewsdailyreport.com, dikabarkan seorang penjaga binatang di KBS telah ditangkap dan didakwa dengan tuduhan penyerangan seksual pada sejumlah hewan. Bahkan, perawat binatang atau keeper berusia 38 tahun ini diduga menghamili seorang orangutan betina. Perbuatan menjijikan itu terungkap setelah, aksinya terkam CCTV yang dipasang di sejumlah titik. Kamera tersembunti tersebut sengaja dipasang oleh pejabat di KBS menyusul adanya dugaan tindakan jahat dari keeper ini. "Beberapa hewan tampak menjadi terangsang saat pemberian makan," jelas Akhiroel Yahya, karyawan yang sudah 14 tahun bekerja di KBS. "Tapi apa yang paling membuat kami curiga adalah ketika kami menemukan Marylin, orangutan tertua kami, hamil. Padahal, dia tidak pernah kontak dengan orangutan lain karena sifatnya yang agresif, sehingga tidak masuk akal "katanya. Para pejabat kebun binatang mengaku belum dapat menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. "Pada awalnya, kami jelas tidak memahami apa yang terjadi," mengakui direktur kebun binatang, Abdoel Hakim. "Marilyn telah terpencil selama 10 tahun terakhir, itu adalah misteri," terangnya. "Hanya ketika kami menempatkan beberapa kamera tersembunyi, kami menemukan kebenaran mengerikan" ucapnya.sumber; surya online

Kamis, 17 Desember 2015

Buntut bentrok di LP Kerobokan, 2 ormas Bali berkelahi di jalan

Konsentrasi polisi Pengendali Massa yang siaga di Lapas Kerobokan pasca bentrok antarnapi, mendadak dibuat pecah. Sebab ada laporan dua organisasi masyarakat justru bertengkar dengan senjata tajam, di Jalan Mahendradata Barat, yang berjarak sekitar 800 meter dari penjara terbesar di Pulau Dewata itu. Kabarnya, bentrokan antarormas itu buntut dari perkelahian antarnapi di LP Kerobokan. Sebab, menurut informasi, mereka yang bertikai di dalam penjara berasal dari dua ormas yang merupakan musuh bebuyutan. Bentrokan pun berlanjut hingga ke Jalan Teuku Umar. Ketegangan dua ormas di tengah jalan ini mengundang perhatian masyarakat setempat, yang hendak melintas berbalik arah. Sebab, dari dua kubu yang hanya berjarak 50 meter, ratusan massa lengkap dengan senjata tajam berkumpul di sisi jalan di bagian timur. Sedangkan di barat juga siaga ratusan massa lainnya yang berasal dari ormas lain. Informasi dari warga sekitar Jalan Teuku Umar, Denpasar, menyebutkan suasana sangat tegang. "Aduh bli, saling bacok di tengah jalan. Ada empat orang diserang puluhan orang. Tidak tahu saya ada mati atau tidak," kata seorang pelayan toko di sisi Jalan Teuku Umar, Kamis (17/12). Direskrimum Polresta Denpasar, Kombes Bambang Yogaswara, hanya meyakinkan situasi sudah aman. "Jangan berandai-andai dulu. Tidak ada ketegangan lagi," kata Bambang sambil masuk Lapas. "Sebentar saya temu Kalapas dulu," tambah Bambang. Informasi diterima, peristiwa ini terjadi akibat buntut dari kasus pembunuhan bos Royal Karaoke terjadi sebulan lalu. Saat disinggung hal itu, Bambang menolak menjelaskan. "Jangan dihubungkan ke sana, sudah dulu, saya temui Kalapas dulu," tutup Bambang. Konsentrasi polisi Pengendali Massa yang siaga di Lapas Kerobokan pasca bentrok antarnapi, mendadak dibuat pecah. Sebab ada laporan dua organisasi masyarakat justru bertengkar dengan senjata tajam, di Jalan Mahendradata Barat, yang berjarak sekitar 800 meter dari penjara terbesar di Pulau Dewata itu. Kabarnya, bentrokan antarormas itu buntut dari perkelahian antarnapi di LP Kerobokan. Sebab, menurut informasi, mereka yang bertikai di dalam penjara berasal dari dua ormas yang merupakan musuh bebuyutan. Bentrokan pun berlanjut hingga ke Jalan Teuku Umar. Ketegangan dua ormas di tengah jalan ini mengundang perhatian masyarakat setempat, yang hendak melintas berbalik arah. Sebab, dari dua kubu yang hanya berjarak 50 meter, ratusan massa lengkap dengan senjata tajam berkumpul di sisi jalan di bagian timur. Sedangkan di barat juga siaga ratusan massa lainnya yang berasal dari ormas lain. Informasi dari warga sekitar Jalan Teuku Umar, Denpasar, menyebutkan suasana sangat tegang. "Aduh bli, saling bacok di tengah jalan. Ada empat orang diserang puluhan orang. Tidak tahu saya ada mati atau tidak," kata seorang pelayan toko di sisi Jalan Teuku Umar, Kamis (17/12). Direskrimum Polresta Denpasar, Kombes Bambang Yogaswara, hanya meyakinkan situasi sudah aman. "Jangan berandai-andai dulu. Tidak ada ketegangan lagi," kata Bambang sambil masuk Lapas. "Sebentar saya temu Kalapas dulu," tambah Bambang. Informasi diterima, peristiwa ini terjadi akibat buntut dari kasus pembunuhan bos Royal Karaoke terjadi sebulan lalu. Saat disinggung hal itu, Bambang menolak menjelaskan. "Jangan dihubungkan ke sana, sudah dulu, saya temui Kalapas dulu," tutup Bambang.sumb; merdeka

Jumat, 04 Desember 2015

Hampir 100 Persen Wanita Selingkuh Tak Ketahuan, Begini Alasannya!

Tidak hanya dalam penampilan dan gaya hidup saja yang berbeda, ternyata pria dan wanita juga mempunyai gaya selingkuh yang tidak sama. Namun siapakah yang paling pandai menyembunyikan skandal perselingkuhan? pria atau wanita? Adalah Daniel Gomez, seorang detektif swasta di Amerika Serikat yang membongkar perilaku selingkuh pria dan wanita. Setelah melalui penelitian mendalam detektif ini menyimpulkan hampir 100 wanita yang selingkuh tidak ketahuan. Wanita cenderung lebih rapi dan cerdas ketimbang pria dalam meredam kecurigaan suaminya. Melalui bukunya yang berjudul Play for Win, Gomez menjelaskan beberapa gaya selingkuh wanita yang sangat restrict dan sulit diendus oleh suaminya. Berikut ini penjelasannya. 1. Lebih terorganisir dalam mengarang cerita Wanita memiliki ketakutan ketahuan selingkuh yang jauh lebih besar ketimbang pria. Karena itu mereka sangat terorganisir dalam mengarang cerita demi menutupi aksi perselingkuhannya. Salah satu cara yang sering dilakukan wanita berselingkuh adalah selalu mencari alasan agar bisa hang out atau ngumpul dengan teman-temannya. Mulai dari arisan, makan bareng, belanja bareng, dan lain-lain. Menurut Gomez, wanita yang berselingkuh pada umumnya memiliki “sejuta” alasan agar bisa bertemu dan jalan bareng dengan teman-teman perempuannya. Wanita sangat pandai bersandiwara dan menyusun cerita untuk mendukung alibi-alibinya. "Saya sering melihat mereka (perempuan) berhenti di depan rumah temannya, lalu berfoto-foto. Kemudian, mereka posting foto tersebut di Facebook sebagai bukti mereka bersama teman-teman. Padahal, mereka hanya berkunjung ke rumah teman selama 10 menit, tetapi mereka sangat kreatif untuk memanipulasi realitas agar terlihat selalu bersama teman-teman sepanjang waktu," ujar Gomez. 2. Wanita sangat peduli keamanan dan kenyamanan Tidak seperti pria yang kadang grasa grusu dan tidak bisa menahan keinginannya, wanita jauh lebih restrict dalam menjaga privacy-nya saat sedang berselingkuh. Alih-alih menyembunyikan nama pasangan selingkuhnya di address book ponselnya atau menghapus sms-sms mesranya, wanita memilih cara yang lebih cerdas yaitu membeli hp atau membuat alamat email baru. "Perempuan cenderung menghabiskan banyak waktu dalam merencanakan perselingkuhan," jelas Gomez. "Bahkan, mereka sampai memiliki nomor ponsel baru untuk berkomunikasi dengan “pacar”-nya tersebut". 3. Wanita memiliki insting yang lebih tajam dari pria Daya insting wanita umumnya lebih kuat terhadap lingkungan sekitarnya. Seolah-olah memiliki indra keenam, para wanita selingkuh sangat jarang ketahuan atau digrebek oleh suaminya. Mereka tahu kapan harus maju dan kapan sebaiknya mundur. Jika instingnya mengatakan situasi aman maka mereka akan segera menghubungi selingkuhannya untuk bertemu dengan aman tanpa perasaan takut. Dan karena memiliki insting yang kuat itu pula banyak istri yang dapat mengertahui perselingkuhan suaminya, dan bahkan tidak sedikit yang berhasil menggerebek suaminya sedang selingkuh. sumber; gudang info

Selasa, 01 Desember 2015

Hanya Disuruh Dekat Boss, kok, Malah Satu Ranjang?

KEBANYAKAN
lelaki meski kuat di iman, tapi lemah di “imron”. Maka seperti Kardiman, 30, dari Surabaya ini misalnya, awalnya hanya disuruh mendekati bossnya yang janda, agar bisa naik gaji. Tapi ternyata kedekatan itu malah kebablasan ke urusan ranjang. Maka istri Kardiman pun menggugat cerai.
Perusahaan menaikkan gaji karyawan itu tergantung prestasi kerjanya. Kerja bagus, gajinya pasti bagus pula. Itu perusahaan yang profesional. Tapi banyak juga perusahaan yang menaikkan gaji karyawannya tergantung lobi-lobi karyawan itu sendiri. Meski tak becus kerja, karena bisa cari muka maka dapat fasilitas ini itu. Sebaliknya yang kerja bagus, karena tak bisa menjilat atasa, gajinya jarang naik. Kardiman yang bekerja di PT Angin Ribut di Surabaya, termasuk karyawan yang sangat standar. Malas kerja tidak, tapi pintar kerja juga tidak. Dia sekedar menjalankan perintah atasan, tapi tak pernah punya ide-ide cemerlang untuk kemajuan perusahaan. Maka tak mengherankan, sudah tiga tahun bekerja di situ, gajinya tak kunjung naik. Ny. Prapti, 28, selaku istrinya tentu saja capek membelanjakan gaji suami yang tak seberapa besar itu. Masak katanya gaji untuk sebulan, tapi dibelanjakan selama 2 minggu sudah wasalam. Dia sudah menyuruh suaminya untuk cari-cari saham kek, seperti ketua DPR itu, tapi nggak mau karena nggak bisa. Akhirnya istri yang tinggal di Kedungasem itu justru menyarankan Kardiman untuk mengikuti dan menempel bosnya, sehingga nantinya gaji bisa naik dengan seksama dalam tempo sesibngkat-singkatnya. Dia tahu persis bahwa atasa suaminya itu janda hipersex, sehingga bisa dimanfaatkan. “Sampeyang saya minta bisa bergaul denganya, tapi ingat ini bukan menggali lho ya.” Pesan istri wanti-wanti. Sesuai dengan petunjuk ibu rumahtangga, atau ibu rumahtangga memberi petunjuk, Kardiman berusaha mendekati durekturnya di kantor. Ternyata berhasil, sehingga ketika Ny. Sundari, 40, itu tugas ke daerah, Kardiman selalu menemani. Bahkan untuk mengawasi, Prapti berani mengaku sebagai adik Kardiman. Syahdan, beberapa minggu lalu boss mengajak Kardiman ke luar kota, dan katena dalam rangka tamasya, Prapti ikut pula. Malamnya bos pesan kamar sendiri, dan Kardiman dan si adik pesan satu kamar untuk berdua. Tapi tengah malam tiba-tiba kardman hilang dari kamarnya. Kembali-kembali sudah pago, dengan muka ceria dan wajah jembar kayak alun-alun. Curiga bahwa Kardiman menemani tidur boss Sundari, intergoasi dilakukan. Ternyata Kardiman mengakui bahwa semalam tidur sekamar dengan boss termasuk meniduri sekalian. Kontan Prapti tidak terima, sehingga menggugat cerai di Pengadilan Agama Surabaya. Boss Sundari pun marah dan malu begitu tahu ada sandiwara satu babak di perusahaannya. Tapi boss kan sudah babak belur enak bersama anak buah, kan? sumber; merdeka

Selasa, 24 November 2015

4 Alasan Anda tak akan kaya jika masih bekerja di perusahaan orang

1. Terlalu nyaman untuk mengambil risiko Masalah utama Anda tidak akan pernah kaya dan menjadi bos atas diri sendiri adalah memiliki pekerjaan. Anda terlalu nyaman karena rutin memperoleh penghasilan, dan Anda masih bisa membayar tagihan meski terseok-seok di akhir bulan. Anda merasa kondisi ini sangat nyaman dan tidak perlu mengubah satu apapun. Padahal, Anda harus segera membuat perubahan gaya hidup untuk menjadi kaya raya. Bayangkan jika Anda kehilangan pekerjaan dan penghasilan, dan Anda harus melewati hidup baru. Pikirkan perubahan yang mendorong Anda mengambil alih segalanya.
2. Tak sadar membangun aset orang lain Banyak orang yang tidak sadar atau tidak mau tahu bahwa bekerja di perusahaan orang lain adalah membantu para pemodal untuk tambah kaya raya. Anda sebenarnya menyakiti diri sendiri dengan bekerja setidaknya 40 jam seminggu untuk membantu orang lain makin kaya. Lalu, bagaimana dengan Anda? Bayangkan apa yang sedang Anda lakukan, dan bagaimana jika 40 jam Anda bekerja itu Anda habiskan untuk diri sendiri. Menjadi bos untuk diri sendiri. Setelah keluar dari karir nyaman Anda, Anda memiliki 40 jam untuk mendedikasikan untuk diri sendiri dan aset Anda sendiri. Segala sesuatu yang Anda masukkan dalam diri dan bisnis Anda akan kembali ke diri Anda sendiri.
3. Waktu lebih berharga dari uang Uang adalah sesuatu yang bisa Anda simpan, dan terkadang Anda bisa dapat lebih jika tahu caranya. Tapi uang ini akan habis begitu saja dan tidak akan bisa membeli waktu yang telah Anda habiskan untuk bekerja di perusahaan orang lain. Anda tak akan pernah mampu membeli waktu karena harganya tak ternilai. Ketika Anda bekerja di perusahaan orang lain, Anda tidak bisa menggunakan waktu untuk diri sendiri. Tentu, Anda membuat uang saat Anda bekerja, tapi bagaimana jika pekerjaan Anda belum selesai, tak punya waktu makan siang dan bahkan harus lembur hanya untuk mendapatkan gaji dan uang lemburan. Perusahaan tempat Anda bekerja bertanggung jawab atas waktu Anda. Mereka mendikte waktu Anda dan memberitahu waktu Anda harus pergi awal dan pulang terlambat. Mereka memberitahu kapan Anda harus liburan dan kapan Anda harus bekerja lebih keras. Namun ingat, jika Anda bekerja dan menjadi bos untuk diri sendiri, Anda bertanggung jawab atas waktu Anda sendiri.
4. Terlalu fokus menabung Mungkin hampir semua orang di dunia ini diajari menabung dari kecil. Namun yang tidak pernah disadari ialah, menyimpan uang tidak membantu untuk membuat uang. Tidak membeli kopi di Starbuck dan membuatnya di rumah akan menghemat uang Anda sekitar Rp 50.000. Namun, nilai uang itu akan tetap Rp 50.000 jika Anda simpan. Mulai sekarang, investasikan uang dalam bisnis dan dia akan terus tumbuh. Memang sulit untuk memulainya, tetapi Anda harus mulai mengambil kesempatan. Bukan tidak mungkin Anda akan segera lepas landas. Bersabar dalam membangun kerajaan bisnis hingga menemukan pijakan yang pas dan menindaklanjuti dengan hal hal yang membuat Anda terus tumbuh. Jangan berharap semuanya bisa terwujud sekaligus dan jangan berkecil hati jika belum tercapai. Anda bisa melakukannya.