Senin, 28 Juli 2014

Pemuda Salatiga Lulusan SMA Kalahkan Insinyur Oxford di Lomba Desain Komponen Jet

JAKARTA, SINAR POS – Bangsa Indonesia tak boleh kehilangan semangat sebagai bangsa yang kreatif dan inovatif. Lihatlah, pemuda lulusan sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA-SMK) asal Salatiga ini mampu mengalahkan insinyur-insinyur dunia. Sungguh, kekayaan bangsa ini tidak terletak pada sumber daya alamnya, tapi pada sumber daya manusiannya. Arfian Fuadi (28) dan Arie Kurniawan (23), kakak beradik asal Salatiga, menyabet juara pertama dalam "3D Printing Challenge" yang diadakan General Electric (GE) tahun ini. Tidak cuma itu, dalam kompetisi tersebut, karya Arfian dan Arie berhasil mengalahkan karya insinyur lulusan universitas terkemuka dunia. "Arfian dan Arie berhasil mendesain jet engine bracket yaitu salah satu komponen untuk mengangkat mesin pesawat terbang yang paling ringan dari komponen serupa yang pernah dibuat di dunia. Bahkan, mereka berhasil mengalahkan peserta dengan gelar Ph.D dari Swedia yang menyabet peringkat kedua dan insinyur lulusan University of Oxford yang meraih juara ketiga," ujar Handry Satriago, CEO General Electric Indonesia, Jakarta, Selasa (22/7/2014). Dua pemuda lulusan SMA Negeri 7 Semarang dan SMK Negeri 2 Salatiga, Jawa Tengah, ini berhasil menyisihkan 700 karya dari 50 negara peserta yang mengikuti kompetisi tersebut. Keunggulan jet engine bracket yang didesain Arfian dan Arie adalah komponennya yang hanya berbobot 327 gram atau 84 persen lebih ringan dari pascaproses pembuatan cetak biru atau prototipe Jet engine bracket saat ini yang seberat 2 kilogram. Jualan Susu dan Tukang Tambal Ban Apa yang dicapai Arfian dan Arie dalam kancah internasional tidak terjadi tiba-tiba. Sebelum berkecimpung di dunia desain engineering mereka adalah pedagang susu dan tukang tambal ban. Kehidupan ekonomi keluarga yang tidak mencukupi membuat mereka harus bekerja apa saja untuk mendapatkan penghasilan. “Rumah sudah hampir rubuh jadi kita butuh kerjaan. Dari kecil memang kita diwajibkan berwirausaha, bahkan pernah jualan susu, pernah juga jadi tukang tambal ban,” kata Arie kepada kompas.com. Lucunya, kalau lah boleh dibilang begitu, baik Arfian dan Arie tak memiliki latar belakang akademis di dunia desain engineering. Arfian yang lahir pada 2 Juli 1986 lulusan SMA, sedang Arie yang lahir pada 11 Juli 1991 lulusan SMK jurusan otomotif. Arfian lah yang pertama-tama tertarik dengan dunia ini. Ia semata-mata hobi, belajar sendiri dengan meminjam komputer milik sepupunya. Komputer adalah barang yang amat mewah yang tidak mungkin mereka miliki. “Dulu ketika masih sekolah, sering pinjam komputer sepupu untuk belajar. Tapi minjem-nya kalau sepupu sudah tidur,” kata dia. Arie mengenal desain engineering dari kakaknya. Arie mengaku secara akademis dirinya tidak cemerlang di bangku sekolah. Ia mengalami kesulitan memahami setiap pelajaran. Kata dia, materi pelajaran di sekolah kebanyak disampaikan dalam bentuk teori tanpa praktik. Siswa di kelas hanya membayangakan apa yang diajarkan oleh guru. Proyek pertama senilai Rp 90 ribu Mereka bercerita, proyek pertama membuat desain dimulai dari seringnya mengunjungi salah satu situs tempat para klien mereka berkumpul dan berbincang di dunia maya. Pada tahun 2005, proyek pertama yang mereka kerjakan adalah membuat jarum untuk alat ukur yang berfungsi sebagai alat medis. Pemesannya adalah perusahaan asal Jerman. Mereka mendapat honor perdana sebesar 10 dollar AS atau sekitar Rp 90 ribuan kala itu. Sejak proyek pertama itu, mereka terus mendapat permintaan untuk membuat desain-desain alat-alat lain yang semakin canggih. Bahkan, mereka sempat ditawari membuat senjata namun mereka menolak karena senjata dapat digunakan untuk tindakan kriminal. Selanjutnya, mereka juga pernah membuat desain pesawat ringan yang dipesan oleh perusahaan asal Amerika Serikat. Mereka mendapat bayaran ribuan dollar dari proyek itu. Mereka kini adalah pemilik usaha Dtech Engineering, bisnis jasa desain yang mendunia. Mereka melayani pemesanan desain tiga dimensi dari seluruh penjuru bumi. sumber kompas

Minggu, 27 Juli 2014

5 Mindset Produktif yang Harus Dimiliki Entrepreneur

SINAR POS Salah satu hal terburuk dalam mencapai tingkat produktivitas yang terbaik ialah proses pencapaiannya yang harus dilakukan cukup lama, yakni dengan proses eksperimen. Anda hanya akan bisa mengetahui cara dan metode yang cocok jika sudah mencobanya dalam beberapa periode waktu. Jika diperhatikan dengan lebih seksama, ada beberapa mindset atau pola pemikiran yang secara konsisten mendorong kita untuk menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan tenaga yang lebih hemat. Jika tujuan kita ialah menjadi entrepreneur yang lebih produktif dan lebih bijak dalam menggunakan waktu, tenaga, pikiran dan semua sumber daya yang kita miliki, 5 mindset berikut patut dimiliki segera. Definisikan kesuksesan sebelum memulai: Meskipun seseorang tahu dirinya memiliki potensi untuk hebat atau menjadi seorang pemimpin, ia harus tahu siapa yang bisa ia pimpin. Salah satu hal yang harus diketahui saat berbisnis ialah harus memiliki parameter atau ukuran untuk mengukur hasil, apakah ia sesuai dengan ekspektasi atau tidak. Ketidakmampuan mengukur hasil akan membuat bisnis rawan kegagalan. Anda tidak bisa dengan mudah menginstruksikan secara tepat atau mengukur profisiensi seseorang jika Anda tidak mendefinisikan kesuksesan itu seperti apa. Harus ada hasil yang realistis dan bisa diukur secara objektif. Sempurnakan proses sebelum Anda menyempurnakan produk: Semua hal yang Anda raih selama pekerjaan standar merupakan produk rutinitas yang kita sudah latih sejak lama. Kadang mudah untuk melupakan bahwa kita bisa melakukan hal yang sama untuk kebiasaan dan ketrampilan baru yang ingin kita pelajari. Fokuslah pada perilaku yang lebih kecil dan ‘remeh’ (misalnya, tulis 2 hal kecil yang Anda hendak capai setiap harinya) dan gabungkan itu semua dengan rutinitas harian dalam bekerja akan membawa Anda ke tingkatan baru setiap harinya. Analogi serupa dapat diterapkan di angkat beban. Anda harus menyempurnakan cara mengangkat beban sebelum beranjak ke beban yang lebih berat. Multitasking tidak menghemat waktu dan tenaga: Pengenalan ruang kerja bermonitor ganda memang terasa lebih efisien. Tetapi tidak selalu demikian dampaknya pada produktivitas. Sebuah studi di Emory University menunjukkan bahwa berpindah-pindah secara konstan antara satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya yang membutuhkan mindset yang berbeda menghambat fungsi pelaksanaan perintah yang lebih tinggi yang diperlukan untuk mempertahankan kegigihan dan fokus pada penyelesaian pekerjaan. Singkat kata, Anda tidak akan maksimal dalam menyelesaikan pekerjaan jika menerapkan multitasking. Selalu selesaikan target yang paling mudah: Tidak ada yang lebih memberikan semangat dalam menyelesaikan proyek besar daripada menyelesaikan banyak pekerjaan kecil secara teratur. Lakukan dulu apa yang mudah dan masih dalam jangkauan kemampuan Anda sebelum Anda mencoba untuk menyelesaikan pekerjaan lain yang lebih besar dan menguras tenaga. Kepuasan yang timbul setelah menyelesaikan pekerjaan akan mendorong Anda untuk terus bersemangat bahkan jika orang lain di sekitar Anda sudah hampir menyerah. Perlakukan waktu dengan maksimal: Sebagian besar entrepreneur sangat familiar dengan penggunaan kalender sebagai alat merencanakan sebuah event penting dalam perjalanan bisnis mereka. Namun, hanya sedikit yang mampu memperlakukan waktu dengan penuh tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaannya. Hargailah waktu yang Anda miliki sebagaimana Anda menghargai waktu orang lain. SUMBER CIPUTRA,

Rabu, 23 Juli 2014

Habis ‘Ngamar’ di Panti Pijat, Laki-laki 60 Tahun Tewas

JATINEGARA (sinar pos) – Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin inilah istilah yang tepat bagi pria yang diketahui bernama Joenoes Ma’poer (JM). Lelaki 60 tahun ini ditemukan tewas disebuah kamar panti pijat Flamboyan, di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (22/7). Pria yang diketahui baru usai berhubungan intim dengan seorang wanita pekerja panti pijat tewas dengan posisi terlentang. Tak ditemukan luka ditubuh korban yang menyebabkan nyawanya melayang. Peristiwa bermula ketika JM yang merupakan warga Kelurahan Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur itu datang ke tempat pijat tersebut sekitar pukul 16.00. Seorang terapis atas nama Desi yang melayani pria tersebut. Didalam kamar berukuran 1×3 meter itu pun proses pemijatan dilakukan. Tanpa mengenakan pakaian sehelaipun pria ini dipijit. “Tapi baru sebentar di pijit, dia (korban) malah minta dilayani,” kata Desi, yang ditemui di polsek Jatinegara, Selasa (22/7) malam. Dikatakan Desi, awalnya ia sempat menolak ajakan JM karena ia menilai saat ini merupakan bulan Ramadhan. “Karena terus dirayu, akhirnya saya ditarik dan menuruti kemauannya,” ujarnya. Setelah itu, korban dan Desi yang mengaku mantan TKW ini bersetubuh di dalam kamar. Namun, setelah bersetubuh, Desi curiga lantaran korban tak bergerak. “Orangnya kayak tidur, sempat ngorok. Saya bangunin enggak bangun, akhirnya saya teriak,” ujar Desi. Diungkapkan Desi, sebelum dipijat, korban sempat mengeluhkan sakit di bagian dada. Namun, ia tidak mengetahui sakit apa yang dialami korban. “Saya nggak tahu dia (korban) tewas karena apa. Karena awalnya semua baik-baik saja dan dia berjalan normal,” ungkapnya. Atas kejadian itupun, ia langsung melaporkan ke rekan-rekannya dan dilanjutkan ke Polsek Jatinegara. Petugas identifikasi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas menemukan korban dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dengan mengenakan pakaian kaos abu-abu dan celana jeans biru. Jenazah korban kemudian di bawa ke RSCM, Jakarta Pusat, guna kepentingan otopsi. Kasus ini ditangani Polsek Jatinegara. “Sejauh ini kita tidak menemukan luka ditubuh korban, diduga korban tewas karena sakit,” kata petugas Ident polsek Jatinegara, Aiptu Suharso. Sumber:poskota

Belajar Bisnis Dari Sosok Jokowi

Salah Satu Keistimewaan Jokowi yang Bisa Diterapkan Pebisnis adalah Mengutamakan Sistem Dalam Memecahkan Masalah. Apalagi yang Bisa Dipelajari? Dalam 1 bulan terakhir, sering terjadi perdebatan di Indonesia mengenai siapa yang layak menjadi Presiden Indonesia, Joko Widodo atau Prabowo Subianto. Mengusung sikap politik yang netral, redaksi Studentpreneur sudah menyiapkan dua buah artikel menarik, masing-masing membahas tentang apa yang bisa kita pelajari dari Joko Widodo ataupun Prabowo Subianto. Tidak bisa dipungkiri, kedua sosok hebat ini adalah orang terbaik untuk memimpin Indonesia. Sebagai pebisnis muda, banyak sekali hal yang bisa kita pelajari dari Joko Widodo dan Prabowo Subianto. Pada seri pertama ini, Studentpreneur akan membahas tentang Joko Widodo. Lahir di lingkungan keluarga tidak mampu, Joko Widodo telah merasakan kerasnya kehidupan sejak kecil. Berbagai profesi telah dia jalani sejak masih sekolah. Hal tersebut yang mampu membentuk karakter beliau hingga menjadi pebisnis furnitur yang sukses di Jawa Tengah. Melalui pengalamannya dalam memimpin perusahaan furnitur besar dan Kota Solo serta Jakarta, inilah 4 point utama yang perlu kita pelajari dari Jokowi untuk dipraktekkan dalam dunia bisnis. Turun Melihat Masalah yang Sebenarnya Jokowi begitu dicintai oleh masyarakat Solo dan Jakarta karena “blusukan”. Meskipun banyak pihak yang menganggap hal tersebut adalah pencitraan, sebenarnya blusukan adalah konsep entrepreneur sejati. Bagi yang masih ingin mencari ide bisnis, blusukan adalah cara yang bahkan direkomendasikan oleh Alexander Osterwalder pencipta business model canvas dan Eric Ries pencetus lean startup. Seperti halnya Jokowi yang langsung mendapatkan feedback jujur tentang masalah yang dihadapi rakyat, blusukan akan memberi gambaran nyata masalah untuk diselesaikan oleh pebisnis pemula. Apabila bisnis Anda menyelesaikan masalah yang cukup banyak dialami orang lain, Anda punya peluang besar untuk sukses. Blusukan yang dilakukan Jokowi ke internal pemerintahan juga harusnya dilakukan oleh pebisnis yang usahanya sudah berjalan. Jangan pernah puas hanya dengan membaca laporan yang ditulis oleh karyawan, bisa saja laporan tersebut salah. Sekali-kali, Anda perlu mengadakan kunjungan dadakan ke karyawan untuk melihat progress pekerjaan mereka, dan mendengar ada keluhan apa yang membuat mereka tidak bekerja dengan baik. Mengutamakan Sistem Jokowi sangat percaya bahwa sistem yang baik bisa memberi produktivitas lebih serta mencegah kebocoran yang mungkin terjadi. Entah dalam perusahaan furnitur atau menjalankan pemerintahan, Jokowi selalu memastikan untuk menciptakan sistemnya terlebih dahulu. Dengan sistem yang baik, perusahaan akan mampu untuk memfasilitasi talenta terbaik untuk memberi keuntungan lebih bagi perusahaan serta pelanggan. Dalam perusahaan, kesiapan sistem adalah jantungnya. Talenta terbaik tidak akan suka bekerja dalam perusahaan tanpa sistem. Namun, pastikan sistem yang Anda ciptakan masih memberi ruang bagi talenta terbaik untuk mengembangkan diri. Ketat, namun tetap bisa membuat orang berkembang, itu kuncinya. Membuat Orang Yakin Untuk Maju Bersama Salah satu superpower yang dimiliki oleh Jokowi adalah beliau mampu membuat orang lain yakin bisa maju dan berkembang bersama dirinya. Ketika pertama kali mendirikan usaha, beliau berhasil memberi kepercayaan diri bagi karyawannya untuk bisa berkembang. Semakin besar usaha, beliau juga berhasil membuat orang yang bekerja bagi beliau untuk maju bersama. Puncaknya, menjadi walikota Solo dan gubernur Jakarta, karyawan pemerintahan yang terkenal sangat malas mendadak bisa rajin dan ingin memajukan daerah bersama. Efek sampingnya, beliau sangat dicintai oleh semua orang yang pernah bekerja bersamanya. Pengembangan diri adalah salah satu faktor penting yang menarik talenta terbaik untuk bekerja di perusahaan Anda. Pebisnis level dunia seperti Mark Zuckerberg di Facebook, Larry Page di Google, dan mendiang Steve Jobs di Apple selalu memacu karyawannya untuk berani maju bersama, dan memberi mereka keyakinan bahwa mereka adalah orang terpintar di dunia. Tidak ada masalah yang tidak bisa dipecahkan bersama. Kedekatan Dengan Pelanggan Titik balik keberhasilan bisnis furnitur Jokowi adalah ketika pelanggan luar negeri sangat mencintai pendekatan pribadi yang dilakukannya. Selain itu, Jokowi juga biasanya berusaha memberi lebih dari yang dia janjikan pada pelanggan. Kebiasaannya saat berbisnis tersebut terbawa ketika memimpin Solo dan Jakarta. Beliau berhasil menyelesaikan masalah dengan pedagang Solo hanya dengan berdialog, merangkul mereka hingga merasa dekat dan berusaha memecahkan masalah bersama. Di Jakarta, beliau juga sangat dicintai, buktinya pada konser di GBK hari Sabtu lalu dipadati oleh puluhan ribu orang. Bahkan, artis pendukung acaranya pun rela tidak dibayar, dan membuat Jokowi sampai menjadi trending topic dunia. Tidak peduli Anda bisnis apapun, ujung-ujungnya kembali pada pelanggan. Kalau Anda sudah sampai dicintai pelanggan, mereka akan rela melakukan apapun. Contoh terbaik dalam dunia bisnis adalah kecintaan masyarakat terhadap brand Apple. Tiap kali Apple meluncurkan produk baru, ribuan orang langsung rela mengantre demi mendapatkannya. Fanatisme ini mengantarkan Apple menjadi salah satu perusahaan paling bernilai di dunia. Menurut Anda, apalagi yang bisa dipelajari dari Jokowi? Sumber:vivanews

Sabtu, 19 Juli 2014

Inilah Ciri Orang yang Bebas Utang

SINAR POS, INPIRASI,Bebas utang? Dalam kondisi perekonomian saat ini, menemukan orang yang bebas utang rasanya, kok, sulit, ya? Namun menurut Len Penzo dari MoneyTalksNews.com, terdapat golongan tersebut. Berikut ini adalah cirinya: Sangat detail Mereka selalu memerhatikan dengan saksama kondisi keuangan mereka, dari jumlah penghasilan sampai ke mana saja pengeluaran dilakukan. Utang = menggadaikan masa depan Utang merupakan kesenangan instan di masa sekarang yang akan mengorbankan pendapatan masa depan. Pragmatis Mereka cenderung praktis. Karena serba praktis, mereka memahami nilai. Contohnya, mobil adalah alat untuk membawa dari titik A ke titik B, jadi kenapa harus beli mobil mewah? Mengandalkan diri sendiri Kebanyakan orang yang bekerja keras demi mempertahankan kehidupan dengan kebebasan keuangan, sangat percaya dengan kemampuan diri sendiri. Untuk itu, mereka berusaha hidup secukupnya, demi menabung uang sebanyak mungkin bagi masa depan. Tidak gila belanja Banyak orang yang doyan belanja, padahal tidak punya uang. Walau secara fisik tidak separah kecanduan alkohol atau narkoba, tetapi kecanduan belanja membuat orang sulit bebas utang. Sabar Mereka sabar sehingga bukan pembeli kompulsif. Kalau uang untuk membeli sesuatu tidak cukup, mereka akan menabung lagi dan menunggu. Percaya diri Mereka menolak diukur berdasarkan apa yang mereka miliki, sehingga mereka juga tak merasa mendapatkan tekanan untuk mengeluarkan uang hanya untuk mengikuti tren. Mereka paham bahwa hidup bukan soal kepemilikan dan pamer kekayaan Mereka sadar kartu kredit adalah pedang bermata dua Orang yang mampu mengendalikan keuangan tidak khawatir dengan kartu kredit. Mereka bahkan memanfaatkan keunggulan kartu kredit. Percaya dengan tanggung jawab pribadi Mereka yang bertanggung jawab secara keuangan menolak membuat alasan. Kalau mereka di-PHK, mereka tahu bahwa mereka bertanggung jawab untuk memiliki dana darurat. Kalau tidak, maka mereka tidak menyalahkan siapa-siapa, kecuali diri sendiri. Tidak materialistis Terdengar klise, tetapi orang yang bebas utang tahu benar bahwa uang bukan sumber utama kebahagiaan. Mereka cenderung hidup simpel, dan fokus kepada kebahagiaan keluarga ketimbang menumpuk harta dan kekayaan. sumber; ciputra

Rabu, 16 Juli 2014

Ingin Punya Anak Laki-laki, Ini Caranya

sinar pos KEHADIRAN ANAK sebagai buah hati merupakan anugerah dari Tuhan yang selalu dinantikan bagi semua keluarga, entah apapun jenis kelaminnya. Namun banyak kita dengar harapan dari orang tua yang ingin memiliki anak lengkap (laki-laki dan perempuan). Meskipun jenis kelamin itu mutlak anugrah dari yang Kuasa, namun ada beberapa faktor medis ataupun kebiasaan yang beredar di masyarakat dimana beberapa hal yang bisa menentukan jenis kelamin si Jabang Bayi. berikut kita ulas cara mendapatkan anak lelaki: - Faktor makanan Suami harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung asam, mineral, dan magnesium. Sedangkan istri harus banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung alkaline, mineral kalsium dan magnesium. - Faktor waktu (kapan berhubungan) Waktu berhubungan dilakukan sedekat mungkin dengan ovulasi, sebaiknya tepat pada ovulasi, berkisar antara 12 jam sebelumnya. Untuk mengetahui periode masa haid, yakni pada saat temperatur atau suhu tubuh meningkat. Mengukurnya bisa menggunakan alat pengukur suhu tubuh dan mencatatnya sebagai record dan alatnya dapat dibeli di apotek. - Membilas miss V dengan Air + Soda Larutan untuk membilas dibuat dari campuran 1 gelas air + 2 sendok makan garam soda (natrium bikarbonat soda). Karena, kromosom X bersifat lebih tahan asam sedangan kromosom Y bersifat kurang tahan asam serta jalannya lebih cepat. Pembilasan miss V dengan larutan garam soda (bersifat basa) bertujuan menurunkan kadar keasaman miss V, sehingga sperma Y lebih terjamin hidupnya dan bisa melewati liang miss V menuju rahim untuk membuahi sel telur. - Istri Orgasme Lebih Dulu Biarkan istri mencapai orgasme lebih dahulu baru disusul suami. Cairan yang dihasilkan saat wanita mengalami orgasme akan lebih mendukung pergerakan sperma Y untuk lebih cepat sampai ke sel telur. Semakin cepat sampai akan semakin baik, karena usia sperma Y lebih pendek. - Posisi Knee-Chest/ dari Belakang Posisi dimana suami bersetubuh dengan istri dari belakang, biasa disebut juga posisi doggie style. Hal ini mengikuti sifat dari spermatozoon Y akan cepat menuju sasaran (sel telur). yaitu - Perdalam Penetrasi Semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Bila suami bisa menekan sedalam-dalamnya saat ejakulasi berlangsung, sehingga sebagian besar dari sperma Y langsung masuk ke rahim. - Puasa Sementara Untuk meningkatkan kuantitas volume spermanya, suami dianjurkan menabung spermanya atau tidak melakukan ejakulasi sekitar 7-8 hari. Juga bertujuan menghindari kemungkinan tertinggalnya sperma X (pembentuk anak wanita) dari hubungan intim yang dilakukan beberapa hari sebelum masa ovulasi. smb. suara merdeka

Senjata Besar Lebih Sering Diselingkuhi

sinar pos Wahai para pria, Anda perlu khawatir soal ukuran organ intim. Itu memengaruhi kesetiaan wanita. Namun, jika Anda kemudian mengambil segala cara untuk memperbesarnya, itu kesalahan fatal. Sebab ternyata, anggapan bahwa semakin besar organ intim maka semakin bisa memuaskan wanita, itu keliru. Menurut survei, wanita justru lebih setia pada lelakidengan ukuran organ intim yang lebih kecil. Survei dilakukan tim peneliti dari Amerika Serikat dan Kenya. Ditemukan, ada hubungan aneh antara ukuran organ intim lelakidan perselingkuhan istri. lelakidengan ukuran organ intim besar ternyata lebih berisiko diselingkuhi. “Banyak wanita sering merasa nyeri saat berhubungan seksual dengan pasangan yang memiliki organ intim berukuran besar,” demikian diungkapkan survei itu, seperti dikutip laman Times of India. Menurut survei yang sama, rasa tidak nyaman itu yang kemudian mendorong para wanita untuk mencari pasangan lain. Mereka berharap mendapatkan hubungan seksual yang lebih menyenangkan. Diketahui pula, para peserta survei lebih memilih pasangan dengan ukuran organ intim lebih kecil agar dapat bereksplorasi dan menikmati hubungan seksual. Mereka lebih nyaman dengan itu. Survei itu sendiri dilakukan di komunitas nelayan Danau Victoria, Kisumu County, Kenya. Dipublikasikan di jurnal PLoS One, survei mengungkap alasan perselingkuhan wanita adalah posisi bercinta dan kekerasan dalam rumah tangga. Survei juga menunjukkan, wanita memilih berselingkuh ketika merasa tidak puas secara seksual. Salah satunya, dipengaruhi ukuran organ intim sumber suara merdeka